Tentang Perluru-Taloka

Profil Pelurutaloka

Tentang Kami
Pembelajaran Luar Ruangan Tanaman Lokal (Pelurutaloka) adalah sebuah inovasi edukasi yang mengintegrasikan pembelajaran biologi luar ruangan dengan teknologi informasi dan komunikasi (ICT). Melalui pendekatan ini, siswa diajak untuk mengeksplorasi alam sekitar, mendata, dan melabeli tanaman lokal menggunakan teknologi QR code. Pendekatan ini menciptakan pengalaman belajar biologi yang lebih autentik, interaktif, dan relevan dengan konteks lokal.

Visi
Pelurutaloka berkomitmen untuk menjadi inovasi pembelajaran luar ruangan berbasis teknologi yang interaktif dan efektif. Kami bertujuan untuk mengenalkan keanekaragaman hayati tanaman lokal Indonesia kepada siswa sekolah menengah, sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Misi

  1. Integrasi Biologi dan Teknologi
    Menggabungkan pembelajaran biologi dengan mobile learning melalui plant tagging berbasis QR code.
  2. Pengalaman Belajar Nyata
    Memfasilitasi siswa dalam mengenal, memahami, dan menghargai keanekaragaman hayati tanaman lokal langsung di alam.
  3. Konteks Lokal
    Meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang relevan dengan lingkungan sekitar.
  4. Kesadaran Pelestarian
    Membentuk pemahaman tentang pentingnya tanaman lokal sebagai bagian dari warisan budaya dan ekosistem Indonesia.

Nilai Utama

  1. Partisipatif
    Mengajak siswa untuk aktif berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan melalui apresiasi terhadap nilai ekologis dan budaya tanaman lokal.
  2. Terampil
    Mengembangkan keterampilan siswa dalam menggunakan teknologi mobile learning untuk mengakses dan memahami informasi ilmiah tentang tanaman lokal.
  3. Pemahaman
    Memperkuat pemahaman siswa mengenai keanekaragaman hayati melalui pengalaman langsung yang didukung oleh ICT.

Edukasi Konservasi
Pelurutaloka juga fokus mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam kurikulum biologi. Teknologi QR code digunakan sebagai media belajar inovatif untuk membantu siswa memahami pentingnya konservasi tanaman lokal.

Dengan Pelurutaloka, belajar biologi tidak hanya terjadi di dalam kelas, tetapi juga di alam bebas, memadukan teknologi modern dengan pelestarian keanekaragaman hayati. Kami percaya bahwa pembelajaran yang autentik dan interaktif dapat menciptakan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

============================================
Para peneliti di balik Peluru-Taloka:
Muhammad Luthfi Hidayat, Ph.D dan team.

Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia.